Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assolatu Wassalamu 'Alaika Ya Sayyidi ... Ya Rosulullah...
Dalam satu kesempatan usai shalat berjamaah di masjid, Rasulullah yang
baru sembuh dari sakit berdiri di depan jamaahnya dan berkata, “Duhai
sahabat, kalian tahu umurku tak akan lagi panjang, Siapakah di antara
kalian yang pernah merasa teraniaya oleh si lemah in i(nabi)? bangkitlah
sekarang untuk mengambil qisas (pembalasan), jangan kau tunggu hingga
kiamat menjelang, karena sekarang itu lebih baik”. Semua yang hadir
terdiam, semua mata menatap lekat Nabi yang terlihat lemah. Tak akan
pernah ada dalam benak mereka perilaku Nabi yang terlihat janggal.
Apapun yang dilakukan Nabi, selalu saja indah. Segala hal yang
diperintahkannya, selalu membuihkan bening saripati cinta. Tak akan rela
sampai kapanpun, ada yang menyentuhnya meski hanya secuil jari kaki.
Apapun akan digadaikan untuk membela Al-Musthafa (nabi)
Melihat
semua terdiam, Nabi mengulangi lagi ucapannya, kali ini suaranya
terdengar lebih keras. Masih saja para sahabat duduk tenang. Hingga
ucapan yang ketiga kali, seorang laki-laki berdiri menuju Nabi. Dialah
‘Ukasyah Ibnu Muhsin. “Ya Rasul Allah, dulu aku pernah bersamamu di
perang Badar. Untaku dan untamu berdampingan, dan aku pun menghampirimu
agar dapat menciummu, duhai kekasih Allah, saat itu engkau melecutkan
cambuk kepada untamu agar dapat berjalan lebih cepat, namun sesungguhnya
engkau memukul lambung samping ku” ucap ‘Ukasyah.
Mendengar ini
Nabi pun menyuruh Bilal mengambil cambuk di rumah putrinya, Fatimah.
Tampak keengganan menggelayuti Bilal, langkahnya terayun begitu berat,
ingin sekali ia menolak perintah tersebut. Ia tidak ingin cambuk yang
dibawanya itu melecut tubuh Nabi yang baru saja sembuh.
Abu Bakar
dan Umar bin Khattab maju ke depan dan berkata kepada Ukasyah, “Deralah
kami sesukamu, pilihlah bagian mana saja yang kau inginkan. Jangan
sekali-kali kau pukul Rasul…” Namun Rasulullah meminta keduanya duduk
kembali dan membiarkan Ukasyah melanjutkan. Begitu pun ketika Ali bin
Abi Thalib berdiri dan mengajukan dirinya untuk dikisas menggantikan
baginda Nabi.
Ketika Rasulullah membuka gamisnya, maka
terlihatlah tubuh indah nan mulia milik lelaki pilihan itu. Saat itulah
Ukasyah membuang cambuk di tangannya dan melompat memeluk tubuh mulia
itu. “Siapakah yang sampai hati mengkisas manusia indah sepertimu. Aku
hanya berharap tubuhku melekat dengan tubuhmu hingga Allah dengan
keistimewaan ini menjagaku dari sentuhan api neraka”. Dengan tersenyum,
Nabi berkata: “Ketahuilah duhai manusia, siapa yang ingin melihat
penduduk surga, maka lihatlah pribadi lelaki ini”. Ukasyah langsung
tersungkur dan bersujud memuji Allah…
Point penting
Begitulah
keutamaan akhlak Nabi saw. Makanya sebagai ummatnya kita di anjurkan
untuk sering-sering melantunkan shalawat kepada Baginda Nabi saw.
Allah swt Berfirman
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi.
Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan
ucapkanlah salam penghormatan kepadanya!” (al-Ahzab: 56)
Juga Hadist berikut
“Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah
bershalawat kepadanya 10 shalawat, dihapuskan darinya 10 kesalahan, dan
diangkat untuknya 10 derajat.” (HR. an-Nasa’i, 3/50 dan disahihkan oleh
asy-Syaikh al-Albani)
Ada beberapa ulama dan ustadz yang
menganjurkan banyak membaca shalawat untuk hajat mereka. Seperti
menginginkan anaknya hafidz Qur'an, atau bahkan bagi yang menginginkan
materi. Bagi yang ingin anaknya hafidz Qur'an misalnya, maka bacalah
shalawat sambil usap kepala anak anda. Atau bagi yang menginginkan mobil
misalnya, sentuh mobil impian anda sambil membaca shalawat, Insya Allah
mobil tersebut akan anda miliki saatnya nanti. Wallaahu A'lam
Hadist
“Setiap doa terhijab (tertutup) hingga bershalawat kepada Nabi
Shallallaahu ‘alaihi wasallam.” (HR. ad-Dailami dan dihasankan oleh
asy-Syaikh al-Albani)
Namun tidak semata hajat dunia saja, dengan
bershalawat Insya Allah kita akan mendapatkan syafaatnya di hari kiamat
nanti. Aamiin.
Idolaku Nabi Muhammad SAW.
Kisah Mengharukan Akhlak Rosulullah
Posted By: Achmad Fauzi - 23.36
Filled Under
Akhlak
About Achmad Fauzi
Hi, I am Achmad Fauzi Ghazali. A webdesigner, blogspot developer and designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of geeks and professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar